7 Tips Menjadi Produktif di Kamar Kos

Bagi sebagian orang terlihat berantakan tapi untuk laki-laki kamar saya ini sudah termasuk rapi kok.
Bagi sebagian orang terlihat berantakan tapi untuk laki-laki kamar saya ini sudah termasuk rapi kok.

Jika kamu adalah mahasiswa, anak kosan, yang harus sering berjibaku dengan deadline dan tidak cukup banyak uang dan ruang di dalam kamar kosan kamu maka saya rasa kamu perlu membaca tips berikut ini hingga akhir untuk memberikan kenyamanan bekerja yang baik saat berada di kamar kosan.
Sebenarnya bekerja di dalam kamar kosan kurang baik untuk beberapa hal terutama berkaitan dengan masalah psikologi kita terhadap ruang. Ruangan kosan yang biasanya berukuran 3×3 meter yang dimana berisi tempat tidur, meja belajar, lemari, dan WC biasanya membuat otak bekerja keras untuk terbiasa melakukan aktifitas tanpa sinyal khusus yang biasa didapat ketika kita beraktifitas di rumah. Sejatinya, ruang bekerja, kamar tidur, ruang makan, sebainyak melakukan fungsinya masing-masing sesuai peruntukannya masing-masing. Namun di dalam kamar kos, semua aktifitas yang harusnya dilakukan di ruangan yang berbeda-beda dilakukan di dalam satu ruangan yang kita kenal dengan kamar. Maka penting bagi kita untuk melakukan aktifitas di kamar kos dengan membagi-bagi space sesuai peruntukan aktifitasnya. Hal ini pulalah yang sebenarnya sering menjadi penyebab kenapa anak kosan lebih cenderung sulit tidur dibanding mereka yang tidak tinggal di kamar kos. Ini kemungkinan besar disebabkan oleh sebagian besar aktifitas dilakukan di atas tempat tidur sehingga otak sulit mengenali kapan ia harusnya tidur walaupun kita sudah berbaring di atas tempat tidur dan bersiap untuk tidur. Maka dari itu dibawah ini saya berusaha memberikan tips yang tepat untuk kita dapat menjadi lebih teratur dalam beraktifitas di dalam satu ruang.

1. Tempat Tidur hanya untuk tidur.
Sering kali kita tidak sadar di dalam kamar kosan hampir dari setiap aktifitas kita lakukan di atas tempat tidur. Hal ini sebenarnya kurang baik dan dapat dikategorikan sebagai kebiasaan buruk karena bisa saja berefek pada hal lain seperti kebiasaan tidur yang buruk atau bisa saja sulit konsentrasi di kamar kosan saat belajar.
Solusi:
Cara mensiasati hal ini adalah dengan membagi ruang kamar kos kamu berdasarkan dengan peruntukannya. Misalnya lakukan segala pekerjaan di atas meja belajar, makan dan aktifitas pendukung lakukan di lantai, dan tidur hanya di atas tempat tidur. Hal ini sangat membantu otak kamu untuk mengenali lingkunagan dan melakukan tugas sesuai dengan tempatnya dengan konsentrasi penuh. Namun apabila kamar kusan kamu terbilang kecil dan sulit apabila membuat peruntukan tempat di dalamnya bisa disiasati dengan hal lain. Otak mengenali sensor dari keseluruh indra termasuk pendengaran dan penglihatan. Hal lain yang cukup membantu adalah dengan membuat playlist khusus masing-masing untuk belajar, bermain, atau makan. Namun jika kamu tidak terbasa dengan musik saat belajar bisa disiasati juga dengan membuat settingan lampu yang berbeda. Siapkan 3 lampu dengan warna yang kalau bisa berbeda untuk tidur, aktifitas biasa, dan belajar. Kuncinya adalah pergunakan lampu tersebut hanya jika kamu beraktifitas sesuai dengan fungsi lampu masing-masing. Misalnya saat belajar nyalakan lampu utama dan lampu belajar, saat tidur nyalakan lampu tidur, dan saat beraktifitas biasa nyalakan lampu utama saja. Ini sangat membantu. Dan satu lagi, hindari posisi tempat tidur yang dekat dengan colokan. Saya rasa kita semua mengerti alasannya.

2. Jaga Kamar Tetap Teratur
Percaya atau tidak membersihkan kamar adalah salah satu cara untuk kamu bisa selalu bersemangat untuk beraktifitas produktif di kamar kos. Fungsi ini mirip seperti efek yang kamu dapatkan saat kamu belanja ke sebuah toko buku untuk berburu stationary. Hal sederhana seperti ini tanpa kamu sadari dapat mengkalibrasi ulang semangat dari dalam diri kamu sendiri. Paling tidak saat kamu membeli sebuah pensil baru kamu menjadi tidak sabar untuk menggunakanna begitu pula saat kamu rajin merapikan kamar. Kamu menjadi lebih bersemangat untuk produktif, mengerjakan tugas, dan lain-lain.
Solusi:
Simpan barang-barang yang intensitas penggunaannya jarang ke dalam lemari atau box penyimpanan. Ini memberikan kesan lapang dan membuat kamu nyaman serta memberikan ruang lebih jika kamu ingin menyiapkan masing-masing area untuk fungsinya masing-masing. Dan terakhir kebiasaan buruk kita adalah terlalu banyak menyimpan barang yang sebenarnya sudah tidak dipakai lagi. Bila perlu mungkin kamu jual atau disumbangkan. Tapi jika sudah tidak layak lagi sudah waktunya mungkin barang itu kamu buang.

3. Berkumpulah dengan Teman-teman
Jangan sampai nyaman di kamar kos membuat kamu menjadi antisosial. Kadang terlalu sering di dalam kamar juga kurang baik walaupun sebenarnya bagi sebagian orang meninggalkan pekerjaan adalah buang-buang waktu. Tapi percayalah hal ini tetap diperlukan minimal untuk menjalin koneksi dan mencari inspirasi untuk pekerjaan yang sedang kamu kerjakan.
Solusi: Bagi sebagian mahasiswa tentu sulit untuk menyisihkan waktu namun jika kamu meger keluar lagi setelah berada di kosan mungkin kamu bisa menyisihkan waktu setelah kuliah selesai untuk tetap di kampus. Mungkin sudah waktunya pribahasa banyak anak banyak rezeki menjadi banyak teman banyak rezeki.

4. Jangan hidup tanpa bacaan
Membaca adalah kebiasaan yang sangat baik yang perlu dibiasakan sejak muda untuk menambah wawasan, menambah kosakata, dan melatih otak menyusun struktur kata yang baik. Namun banyak dari kita yang bermasalah untuk memulai kebiasaan baru tapi perlu kamu yakini untuk mengeluarkan energi lebih besar di awal saat mencoba menanamkan kebiasaan baru dalam hidup kamu. Lagi pula ini bisa menjadi kebiasaan yang positif dibandingkan kamu harus menghabiskan waktu untuk bermain game yang jika sudah menimbulkan adiksi akan menyulitkan.
Solusi:
Mulailah dengan banyak membaca. Jika kamu tidak terlalu suka dengan bacaan yang panjang bisa dimulai dengan artikel artikel online. Untuk artikel online saya biasa membaca di Flipboard. Flipboard menyidakan layanan kurasi berita dari berbagai macam situs populer di dunia dan ini bisa dikonfigurasi sesuai dengan minat dan interest kita masing masing. Selain menambah wawasan dengan membaca artikel di Flipboard yang umumnya banyak diisi dengan bahasa inggris kamu bisa ikut melatih kemampuan bahasa inggris tanpa perlu kursus. Untuk situs favorit sendiri berikut beberapa situs yang saya bookmark di hompage browser saya.
http://theverge.com
http://buzzfeed.com
http://appshopper.com
http://thenextweb.com
http://hyperallergic.com
http://hbr.org
http://nytimes.com
http://newyorker.com
http://medium.com
http://businessinsider.com
http://entrepreneur.com
http://fastcompany.com
http://lifehacker.com
http://serifsandsans.com
http://creativebloq.com
http://desinion.com
http://behance.com
mayoritas dari daftar situs di atas mengandung informasi mengenai perkembangan teknologi, psikologi, bisnis, ekonomi, seni, desain, dan budaya.
Jika sudah cukup advance tidak ada salahnya dengan membiasakan membaca buku real. Untuk buku saya lebih prefer untuk tidak membaca melalui ebook jika kamu baru-baru awal memulai untuk membaca buku. Mulailah dengan membeli sebuah buku yang kamu sukai, saya juga menyarankan untuk membeli buku import agar menambah kemampuan bahasa inggris kamu. Jika di daerah kamu tidak tersedia toko buku import, mungkin kamu bisa membelinya secara online di toko buku online seperti periplus, aksara, atau books&beyond. Minimal dengan mengeluarkan uang untuk membeli buku kamu menjadi sayang jika tidak membacanya. Mirip seperti alasan kenapa kamu sebaiknya berlangganan koran dan tidak membaca media online.
Buku The Power of Habit karya Charless Duhigg boleh jadi menjadi buku bacaan dengan bahasa inggris pertama kamu jika kamu ingin memulainya. Buku ini berisikan tentang bagaimana otak bekerja terhadap sesuatu yang kitas sebut dengan kebiasaan. Saya tidak menyarankan kamu membeli buku terjemahan. Jika ingin membeli buku berbahasa indonesia belilah buku yang ditulis oleh pengarng Indonesia langsung. Karena kadenga penerjemahan buku kadang tidak mengandung 100% makna dari buku aslinya.

5. Bangun pagi dan mulailah hari dengan sarapan dan segelas kopi atau coklat
Selain memang sudah seharusnya bangun pagi, rutinitas ini perlu kamu ciptakan agar kamu lebih produktif dan menjaga jam biologis pada tubuh kamu. Jika kamu tidak terbiasa dengan yang namanya sarapan atau ritual pagi lainnya mungkin kamu perlu belajar bangun pagi terlebih dahulu. Jika kamu juga adalah orang yang tidak terbiasa bangun pagi mungkin kamu boleh mencoba belajar tidur lebih awal, jika kamu kurang terbiasa tidur lebih awal berarti berarti ada banyak hal yang perlu kamu perbaiki salah satunya adalah kebiasaan harianmu.
Solusi:
Untuk mencapai poin ini kuncinya adalah tidur lebih awal. Masalah yang umum terjadi biasanya memang disebabkan oleh terbiasa mengerjakan tugas dan pekerjaan di malam hari atau memang kamu terlalu sering beraktifitas di dalam ruangan sehingga tubuh kamu tidak mengenali siang dan malam. Ini pula yang menyebabkan kadang otak tidak tahu kapan ia harus tidur dan kapan harus terjaga karena ini sangat berkaitan erat dengan sebuah hormon yang kerjanya dipengaruhi oleh cahaya matahari. Mulailah dengan menjadi lebih aktif pada siang hari adalah kuncinya.

6. Miliki aplikasi aplikasi penting
Sudah tidak dipungkiri bahwa kehidupan di era sekarang sangat dekat dengan teknologi. Kadang kamu harus membatasi jarak dengannya dan kadang kamu perlu juga sedikit memanfaatkannya. Berikit adalah beberapa aplikasi yang sangat membantu saya dalam beraktifitas.
Flipboard
Seperti yang sudah saya ceritakan di atas Flipboard sangat penting untuk kamu yang hanya punya sedikit waktu untuk membaca. Flipboard memberikan informasi yang penting dari yang paling penting kepada kita setiap harinya. Dan jika kamu mempunya flipboard, maka kamu perlu untuk punya sebuah aplikasi read later.
Pocket
Pocket berguna saat kamu sedang berada di sebuah situs atau aplikasi sosial media yang menyediakan informasi yang menarik. Pocket akan bekerja dengan menyimpan artikel tersebut secara offline dan kemudian ketika kamu memiliki waktu senggang kamu bisa membacanya kembali. Pocket tersedia untuk laptop dan juga smartphone dan dapat tersinkronisasi sehingga kamu tak perlu khawatir kehilangan daftar bacaan kamu.
Evernote
Jika kamu menggunakan windows mungkin kamu terbiasa mencatat sesuatu di notepad atau jika kamu pengguna mac kamu mungkin terbiasa mencatat sesuatu di textedit atau notes. Namun sayang ini tidak mempermudah kamu mencari file itu kembali disaat kamu memerlukannya. Evernote juga dilengkapi sistem formatting yang sudah cukup lengkap namun tetap preaktis digunakan. Mirip seperti Pocket evernote menyimpan data di sistem cloud dan dapat tersinkronisasi melalui banyak platform baik itu laptop ataupun smartphone sekalipun. Saya sering menggunakan evernote untuk berbagai keperluan terutama untuk keperluan drafting. Salah satunya saat saya menulis tulisan ini sebelum akhirnya saya post ke blog saya.
Wunderlist
Sebenarnya saya bukan tipe yang suka mencatat pengingat di aplikasi seperti wunderlist. Untuk membuat reminder saya lebih sering menggunakan post it dan dinding kamar saya. Namun jika kamu ingin mencoba pengingat yang satu ini tidak ada salahnya.

7. Berubah itu dipraktekin dan kalau baca artikel itu jangan cuma baca tulisan yang ditebelin doang
Untuk mencoba ke-6 tips diatas akan menjadi percuma jika nggak dipraktekin. Walaupun saya juga sedang dalam proses memiliki kebiasaan-kebiasaan di atas tapi saya percaya jika mempraktekannya kadar porduktifitas dan kreatifitas saya akan jauh meningkat dibanding sekarang.

Advertisements

6 Tips Mudah Berbelanja di Pasar Cimol Gedebage

Image

  1. Hindari berpakaian tebal
Poin ini saya rasa sangat perlu karena di Cimol banyak sekali barang-barang seperti jaket yang tebal-tebal dan berbulu seperti yang ada di adegan film yang settingannya di eropa timur dan rusia. Jadi kalo kamu buka-buka jaket kamu kan jadi ribet gitu harus dilepas-lepas misalnya mau nyobain jaket-jaketnya. Jadi mending dateng pake kaos yang ringan aja.
  1. Bawa uang yang cukup
Bawa uang yang cukup bukan karena barang-barang di cimol mahal sih, tapi lebih karena lokasi ATM-nya yang jauh banget. Trus gimana kalo misalnya mau bayar pake debet? Jangan harap hal ini bisa kamu lakuin di Cimol.
  1. Menawarlah setawar-tawarnya
Menawar adalah poin penting yang harus dipraktekan jika kamu ingin berbelanja dengan mahir layaknya emak gue di Cimol. Jangan mudah langsung membeli jika kamu temukan barang yang ingin kamu beli. Biasanya untuk jaket, harga pasarannya adalah 25 ribu – 35 ribu dan untuk kaos paling murah harganya bisa sampai menyentuh harga 5 atau 10 ribu. Penjual pada awalnya akan memberi kamu harga tinggi, 75 atau 100 ribu untuk jaket dan 25 atau 50 ribu untuk kaos. Bayangkan kalo misalnya kamu membeli dengan harga segitu, padahal masih bisa ditawar lagi kan. Kalo bisa sih bisa bahasa Padang untuk menciptakan solidaritas antara penjual dan pembeli. Konon, penjual di Cimol banyak orang padang.
  1. Biasakan membuat rute yang baik
Membuat rute penjelajahan sangat perlu mengingat di dalam cimol sangat sesak dan dibeberapa kios banyak asap rokoknya. Rute Zig-zag sangat saya sarankan untuk mengelilingi Cimol ini keseluruhan, tapi siap-siapkan waktu yang cukup agar kamu puas. Jadi buat kamu yang tidak ingin namanya masuk koran karena kekurangan oksigen di cimol, sering-seringlah berjalan ke arah cahaya matahari.
  1. Sering-sering memasukkan tangan ke dalam baju-baju yang keliatan dari luar negeri
Yang ini adalah titik terpentingnya. Ada dua hal menurut saya yang bisa kamu lakukan di Cimol yaitu menghabiskan uang dan mendapatkan uang. Soalnya saya baru saja mendapatkan uang 100 dollar dari sebuah jaket yang dipajang di salah satu kios di Cimol. Sabi kan? Ingin coba? Yuk ke Cimol.
  1. Yang digantung adalah yang terbaik
Berbeda dalam hubungan percintaan, jika hubungan sudah di ujung tombak maka hubungan pun menjadi gantung berbeda dengan di Cimol. Setiap pedagang sengaja menaruh barang-barang terbaiknya di tempat yang mudah dilihat oleh pengunjung dari luar. Nah, pakaian-pakaian itu biasanya ditempatkan di rak paling depan atau digantung.
Selamat berbelanja.

Trik Agar Bisa Satu Ruangan Dengan Teman Saat Ujian SBMPTN

Sebelumnya, saya tidak tahu benar atau tidak. Tapi berdasarkan pengalaman saya cara ini berhasil. Saat itu saya sengaja mendaftar SNMPTN sama-sama. Kami menyewa sebuah komputer dan membuka dua browser yang saat itu adalah google chrome dan internet explorer. Namun saran dari saya adalah jangan gunakan internet explorer sebagaimana kata-kata ustadz-ustadz, jika kita menemukan dua pilihan yang sama-sama memilki mudarat maka pilihlah diantara pilihan itu mudaratnya yang paling sedikit. Jadi jika ada mozillah, pakailah mozilla. Tapi kalo nggak ada, tidak ada akar maka rotan pun jadi. Sebelum melakukan aktifitas ini pastikan dulu komputer yang digunakan memiliki akses internet yang cepat. Proses pendaftaran kami lakukan bersamaan dengan cara membuka halaman yang sama di dua browser tadi. Kunci kesuksesan trik ini hanya satu. Yaitu terletak di seberapa dekatnya kalian menekan tombol Ok/Save/Simpan/Lanjut atau apalah itu di dua browser tadi. Usahakan hanya berjarak sepersekian detik antar dua aktifitas penekanan tombol tadi. SNMPTNSaat itu saya melakukan ini hanya untuk iseng-iseng saja tapi ternyata berhasil. Kami mengisi form bergantian dan menekan tombol lanjut atau simpan selalu hampir bersamaan. Walau kadang ada delay sedikt beberapa detik dengan harapan mesin mencatat aktifitas kalian secara berurut. Akan ada banyak form yang akan diisi, saya tidak yakin form manakah yang menjadi penentu aktifitas ini akan berhasil dan kalian akan memiliki nomor peserta yang berdekatan. Hasil yang saya dapat adalah saya terpisah beberpa nomor yang membuat posisi Fajri saat ujian berlangsung berada tepat di depan saya. Tapi walau demikian, jangan sekali-kali lakukan ini dengan tujuan curang agar bisa nyontek atau kerjasama. Cara ini akan saya izinkan dipakai jika hanya untuk tujuan  agar bisa satu lokasi ujian dengan teman anda dan bisa pergi bersama ke lokasi ujian tersebut. Ingat, kejujuran adalah harga mahal. Dan ini menentukan kebiasaan anda diperkuliahan nanti apakah anda akan menjadi orang yang terbiasa curang atau tidak. Kalau anda sudah suka menyontek dari awal hingga terbawa saat kuliah maka janganlah sekali-kali kalian ikut kampanye atau demo anti korupsi jika tidak ingin dicap menjilat ludah sendiri. Oh iya, terakhir, trik ini berlaku apabila mesin mencatat aktifitas anda dan mendaftarkan anda secara runtun di database. Dan pastikan juga anda mendaftar di bukan jam sibuk pendaftaran karena kalian harus tahu bahwa yang mendaftar adalah dari seluruh Indonesia. Selamat belajar!

Five “Good Habits” You Need to Unlearn

Sean Blanda

Productivity is an ever-evolving study of what works and what doesn’t. The way we work can change at a rapid-fire pace and what was accepted as a best practice in years past, can now do more harm than good. The team at 99U focuses on the creative insights we didn’t get in school which, sometimes, means we have to unlearn habits that were previously perceived as being “good.” Below are some tips that go against the grain of typical productivity advice.

Stop Thinking So Positively

When we visualize our goals as already achieved, it can subconsciously lull our minds into complacency. Goals are important, but make sure you are mindful of the difficulties that you will face along the way.

Stop Trying to Fill Every Hour of Your Day

Ever wonder why you get most of your ideas in the shower? It’s because the shower is among the last sacred spaces where we aren’t distracted by colleagues or technology. Our ideas need time to ferment and connect with other ideas, and being bored allows our minds to accomplish this naturally.

Stop Caring What the Internet Thinks About You

It feels good to check our blog’s traffic, Google our names, or compare our Twitter follower counts, but this kind of “insecurity” work rarely helps us advance our creative pursuits. Tasks like these are intellectual empty calories, giving us the appearance of doing work. If you truly want these measurements to rise, focus on getting things done while compartmentalizing these activities to specifics times during your week.

Stop Equating Rejection with Failure

Getting rejected, while painful, isn’t what can hold us back— it’s how we react to such setbacks that often determines our success. Research shows that handling rejection with an “I’ll show them” mentality can actually boost performance over those who have the easier route of acceptance.

Stop Spending More Time on Your Work

When we feel we need to get more stuff done, many of us invest more of our time and work weekends or evenings. The funny thing is, our time is finite and by overworking ourselves we can cause collateral damage to our creativity. Instead of spending more time on our work we should spend less. By embracing our bodies’ natural rhythm of “pulsing and pausing” we can sustain our energy levels.

 sumber: http://lifehacker.com/5978685/five-good-habits-you-need-to-unlearn?goback=%2Enmp_*1_*1_*1_*1_*1_*1_*1_*1_*1