Dear Pemikiran

20130215-103327.jpg

Dear Pemikiran, hari ini Perasaan benar-benar merasakan keindahan. Ia tertancap akan sebuah entitas yang sangat menawan di dalam rasanya. Kita harus mampu merefleksikan keindahannya dengan magnifikan untuk perbesarab. Sebuah entitas yang mampu menciptakan bioma yang khas dalam ruang keabadian. Pernah disaat entitas itu tidak berlaku sebagaimana yang diperintahkan Tuhan, raganya berontak. Aku hanya perasaan bukan tugasku untuk memikirkan kenapa atau bagaimana, aku hanya diperintahkan tuhan untuk melebur bersama lalu terperangkap didalam biomanya.
Dear Pemikiran, lakukan apa yang diperintahkan Tuhan untuknya, matikan segala yang dibencinya. Lalu ciptakan keindahan sesuai peran. Jaga segala aspek keseimbangannya dalam bentuk pergerakan eksponensial naik menuju infinitas. Aku hanya perasaan, tugasku menjaga pemikiran cinta dan segala diferensiasinya untuknya, memastikan tak ada tersisa ruang maupun dimensi apapun untuk ruang hampa. Tugasku merasakan apa yang dirasakannya, tugasmu mendesain oasis untuk gurunnya, menciptakan air ditengah kedahagaannya. Jika kau kesusahan, mintalah bantuan raga ini untuk menciptakan tindakan. Tuhan akan marah jika kau tak melakukan tugas darinya. Lihatlah dan rasakan indahnya. Untuk entitas kuserahkan pemikiran, perasaan, dan tindakanku bersama ragaku sepenuhnya.

Teruntuk karya Tuhanku, aku mencintaimu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s